AAMECC Indonesia Buka Babak Baru, Sultan Paser 18 Dorong Potensi Daerah Ke Pasar Internasional

0
IMG_20260820_130539

ExpoIndonesia, Jakarta.- Kepemimpinan baru Africa Asia Middle East Chambers of Commerce (AAMECC) Indonesia resmi dimulai setelah King of Nusantara Sultan Paser 18, Dr. M.H. Andrian, ST., MBA, dilantik sebagai President AAMECC Indonesia. Pelantikan berlangsung di VERDANT Grand Ballroom, ARTOTEL Living World Kota Wisata Cibubur, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari forum bisnis internasional bertajuk “Global Synergy of Local Wisdom for a Golden Indonesia: Harmony Indonesia” sekaligus deklarasi AAMECC Indonesia. Forum ini menghadirkan jejaring bisnis dari berbagai negara dan pelaku usaha nasional untuk membahas peluang kerja sama lintas kawasan.

Gagasan Harmony Indonesia 1881 menjadi salah satu pesan utama dalam agenda tersebut. Konsep itu mengangkat kearifan lokal sebagai kekuatan yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari diplomasi ekonomi, sehingga identitas budaya Indonesia tetap berjalan beriringan dengan perkembangan hubungan bisnis global.

Sultan Paser 18 menyampaikan bahwa AAMECC Indonesia akan berupaya memperluas koneksi antara dunia usaha dalam negeri dan mitra strategis mancanegara. Menurutnya, jejaring internasional perlu diarahkan untuk menciptakan peluang yang dapat dirasakan oleh pelaku usaha hingga ke tingkat daerah.

Salah satu fokus yang diusung adalah Trilogi Perjuangan AAMECC, yaitu ekonomi, pangan dan energi. Ketiga sektor tersebut ditempatkan sebagai bidang strategis karena memiliki hubungan langsung dengan ketahanan nasional serta peluang investasi dan pengembangan usaha.

Dalam sektor ekonomi, AAMECC Indonesia mendorong terciptanya hubungan yang lebih erat antara investor dengan pengusaha lokal. Model kemitraan tersebut diharapkan dapat membantu memperluas akses modal, pasar dan jaringan distribusi bagi produk-produk Indonesia.

Sementara di bidang pangan, perhatian diarahkan pada peningkatan produktivitas pertanian. Rencana pengembangan AAMECC Smart Farming menjadi salah satu program yang dipersiapkan untuk mendorong pemanfaatan pendekatan modern dalam penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan petani.

Jejaring internasional yang hadir dalam forum tersebut berasal dari sejumlah negara, di antaranya China, Kenya, Mauritius, Jepang, Singapura, Malaysia dan Kamboja. Pertemuan tersebut membuka ruang komunikasi baru antara pelaku bisnis Indonesia dan mitra potensial dari berbagai kawasan.

AAMECC Indonesia juga menyiapkan agenda forum bisnis berbasis kearifan lokal di Maluku serta forum bisnis dan investasi di Bali. Kedua agenda tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi daerah sekaligus menciptakan peluang kemitraan dengan pengusaha dari Asia, Afrika dan Timur Tengah.

Berlangsung dalam momentum 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, kepemimpinan baru AAMECC Indonesia membawa arah untuk memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring ekonomi internasional. Melalui semangat Harmony Indonesia 1881, organisasi tersebut ingin menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan untuk membangun hubungan global yang lebih luas, produktif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *