PT Nutrisi Selera Asia Perluas Inovasi Pangan Nabati untuk Industri F&B Indonesia

0
IMG-20261104-WA0191

EXPOINDONESIA.COM, TANGERANG, BANTEN – PT Nutrisi Selera Asia melalui brand Nutrisiselerasia terus memperkenalkan pengembangan produk pangan berbasis nabati untuk menjawab kebutuhan industri makanan dan minuman yang semakin beragam.

Komitmen tersebut terlihat melalui keikutsertaan perusahaan dalam KRISTA InterFOOD 2026 yang berlangsung pada 4–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.

Dalam pameran tersebut, Nutrisiselerasia menampilkan berbagai produk yang dapat dimanfaatkan oleh industri makanan, bakery, restoran, kafe, distributor, dan pelaku usaha kuliner.

Director PT Nutrisi Selera Asia, Listianawati Setio, menjelaskan bahwa pengembangan produk perusahaan mencakup pemanfaatan berbagai sumber bahan pangan, terutama bahan nabati dan hasil pertanian.

Menurutnya, bahan pangan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk turunan yang dapat diaplikasikan dalam berbagai jenis makanan.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah mi berbahan tempe. Selain itu, tersedia pula berbagai tepung berbasis tanaman dan umbi-umbian seperti ubi jalar ungu, kentang, tapioka, pandan, dan umbi garut.

Perusahaan juga memperkenalkan Blue Matcha berbahan bunga telang serta produk Organium berupa minyak kelapa murni dan protein nabati berbahan kacang polong.

Rangkaian produk tersebut memperlihatkan beragam peluang pemanfaatan bahan pangan berbasis tumbuhan untuk kebutuhan industri pengolahan makanan.

Tidak hanya menyasar pasar bahan baku, Nutrisiselerasia juga memperkenalkan produk siap konsumsi seperti Bakmi Pedas Honje dan berbagai produk mi lainnya.

Melalui KRISTA InterFOOD 2026, perusahaan memiliki kesempatan untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus memperkenalkan produknya kepada pelaku industri F&B.

Pengunjung dan calon mitra bisnis dapat mendatangi Hall 7, Booth BQ032 untuk memperoleh informasi mengenai berbagai produk yang ditawarkan PT Nutrisi Selera Asia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *