Debut di IndoBuildTech Expo 2026, PT Prima Wana Kreasi Wood Industry Perkenalkan panA Plywood untuk Dukung Industri Konstruksi, Interior, dan Furnitur Indonesia
EXPOINDONESIA.COM, Tangerang – PT Prima Wana Kreasi Wood Industry memanfaatkan keikutsertaan perdananya dalam IndoBuildTech Expo 2026 (IBT 2026) untuk meluncurkan brand panA Plywood by PT Prima Wana Kreasi Wood Industry. Peluncuran brand ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas penetrasi pasar domestik dengan menghadirkan produk plywood berkualitas ekspor bagi sektor konstruksi, arsitektur, desain interior, dan industri furnitur di Indonesia.
IndoBuildTech Expo 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 8–12 Juli 2026 merupakan pameran terbesar di Indonesia untuk sektor bangunan, arsitektur, dan interior. Ajang yang diselenggarakan oleh Debindo Exhibition ini diikuti ratusan perusahaan dari dalam dan luar negeri yang menampilkan berbagai inovasi material bangunan, teknologi konstruksi, serta solusi interior terkini.
Pada hari terakhir pameran, Minggu (12/7), PIC Marketing PT Prima Wana Kreasi Wood Industry, Andre Hermawan, mengatakan bahwa keikutsertaan perusahaan di IndoBuildTech Expo 2026 menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan panA Plywood kepada pasar nasional.
“Ini merupakan keikutsertaan pertama kami di IndoBuildTech Expo. Selama ini perusahaan lebih fokus pada pasar ekspor, namun kami melihat potensi pasar domestik terus berkembang, terutama untuk kebutuhan proyek interior, furnitur, dan konstruksi. Karena itu kami memilih IndoBuildTech sebagai tempat peluncuran panA Plywood sekaligus memperkenalkan kualitas produk kami kepada masyarakat Indonesia,” ujar Andre saat ditemui di booth perusahaan.
PT Prima Wana Kreasi Wood Industry merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di industri pengolahan kayu dengan produk utama berupa plywood dan blockboard. Fasilitas produksi perusahaan berlokasi di Temanggung, Jawa Tengah, sedangkan kantor pemasaran berada di Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Selama bertahun-tahun perusahaan dikenal sebagai produsen yang berorientasi ekspor. Sekitar 90 persen hasil produksinya dipasarkan ke berbagai negara, sementara sekitar 10 persen dipasarkan di dalam negeri. Untuk pasar domestik, produk perusahaan selama ini banyak digunakan sebagai bahan baku industri furnitur yang kemudian diolah menjadi produk bernilai tambah dan diekspor kembali ke berbagai negara.
Melalui peluncuran panA Plywood, PT Prima Wana Kreasi Wood Industry ingin menghadirkan produk plywood berkualitas ekspor yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh pasar dalam negeri. Brand ini menyasar kebutuhan arsitek, desainer interior, kontraktor, pengembang, distributor material bangunan, hingga industri furnitur yang membutuhkan material kayu dengan kualitas tinggi, stabil, dan memiliki hasil akhir yang baik.
Andre menjelaskan bahwa pengalaman perusahaan melayani pasar internasional menjadi modal utama dalam menjaga konsistensi mutu produk.
“Karena standar kami mengikuti kebutuhan pasar ekspor, kualitas menjadi prioritas utama. Melalui panA Plywood kami ingin menghadirkan standar kualitas internasional kepada pasar domestik sehingga masyarakat Indonesia juga dapat menikmati produk plywood berkualitas tinggi buatan dalam negeri,” jelasnya.
Menurut Andre, pertumbuhan sektor konstruksi, properti, dan desain interior di Indonesia membuka peluang yang sangat besar bagi penggunaan plywood berkualitas premium. Semakin banyak proyek hunian, hotel, apartemen, perkantoran, hingga bangunan komersial yang membutuhkan material kayu dengan standar tinggi baik dari sisi kekuatan maupun estetika.
Keikutsertaan di IndoBuildTech Expo 2026 juga menjadi sarana perusahaan membangun jejaring bisnis baru dengan berbagai pelaku industri bangunan. Selama lima hari penyelenggaraan pameran, booth PT Prima Wana Kreasi Wood Industry mendapat sambutan positif dari para pengunjung.
“Respons pengunjung sangat baik. Sejak hari pertama banyak arsitek, kontraktor, desainer interior, maupun distributor datang berdiskusi mengenai produk kami. Kami optimistis panA Plywood dapat diterima dengan baik oleh pasar domestik dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” katanya.
Andre menilai IndoBuildTech Expo telah menjadi wadah yang efektif untuk mempertemukan produsen dengan para pelaku industri bangunan dalam satu ekosistem. Selain menjadi ajang promosi produk, pameran ini juga membuka peluang kerja sama bisnis yang dapat mendorong pertumbuhan industri material bangunan nasional.
Ia berharap penyelenggara dapat terus meningkatkan skala penyelenggaraan serta memperluas promosi hingga ke pasar internasional sehingga semakin banyak buyer mancanegara yang hadir.
“Kami berharap IndoBuildTech ke depan semakin besar dan memiliki daya tarik internasional. Dengan semakin banyak buyer dari luar negeri yang hadir, peluang ekspor produk Indonesia juga akan semakin meningkat dan industri material bangunan nasional semakin berkembang,” ujarnya.
Andre juga memastikan PT Prima Wana Kreasi Wood Industry berkomitmen untuk kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan IndoBuildTech Expo di masa mendatang sebagai bagian dari strategi memperkuat kehadiran perusahaan di pasar domestik sekaligus memperluas jaringan bisnis global.
Melalui peluncuran panA Plywood by PT Prima Wana Kreasi Wood Industry, perusahaan optimistis dapat menghadirkan pilihan plywood berkualitas ekspor bagi pasar Indonesia. Kehadiran brand baru ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan industri konstruksi, arsitektur, interior, dan furnitur nasional melalui produk kayu olahan berkualitas tinggi hasil karya industri Indonesia.
