KANNA Perkenalkan Solusi Project Management Digital di IndoBuildTech Expo 2026, Permudah Monitoring Proyek dari Hulu ke Hilir

0
IMG-20260712-WA0006

EXPOINDONESIA.COM, Tangerang – KANNA, platform digitalisasi dan manajemen proyek asal Jepang, untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam IndoBuildTech Expo 2026 (IBT 2026), pameran terbesar di Indonesia untuk sektor bangunan, arsitektur, dan interior yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 8–12 Juli 2026. Keikutsertaan perdana ini menjadi langkah strategis KANNA dalam memperluas pasar di Indonesia sekaligus memperkenalkan solusi digital bagi industri konstruksi yang tengah berkembang pesat.

Mengusung konsep “The Biggest Building, Architecture & Interior Expo in Indonesia”, IndoBuildTech Expo 2026 yang diselenggarakan Debindo Exhibition menghadirkan ratusan perusahaan nasional maupun internasional yang menampilkan berbagai inovasi di bidang material bangunan, teknologi konstruksi, arsitektur, hingga solusi digital untuk industri.

Pada hari keempat penyelenggaraan pameran, Sabtu (11/7), Country Director Indonesia KANNA, Leonard Dwiputra Wijaya, menjelaskan bahwa KANNA merupakan platform project management yang dirancang untuk membantu perusahaan memantau seluruh aktivitas proyek secara digital, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian pekerjaan.

“KANNA merupakan aplikasi project management yang memungkinkan perusahaan memonitor seluruh aktivitas proyek dari hulu hingga hilir. Seluruh pekerjaan di lapangan dapat terdokumentasi secara real time sehingga memudahkan pengawasan, koordinasi, dan pengambilan keputusan,” ujar Leonard saat ditemui di booth KANNA.

Menurutnya, KANNA awalnya dikembangkan sebagai platform untuk perusahaan konstruksi di Jepang. Kini perusahaan mulai melakukan lokalisasi secara menyeluruh di Indonesia dengan menghadirkan tim operasional, layanan pelanggan, hingga pelatihan yang seluruhnya dikelola tenaga lokal.

“Kami sudah melakukan lokalisasi di Indonesia. Seluruh tim customer support tersedia di Indonesia sehingga implementasi sistem menjadi lebih mudah dan cepat bagi perusahaan yang ingin bertransformasi secara digital,” katanya.

Leonard menjelaskan bahwa KANNA menawarkan solusi digitalisasi proyek melalui platform terintegrasi yang mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan proyek konstruksi maupun berbagai sektor industri lainnya. Platform ini menggabungkan fungsi manajemen proyek, dokumentasi, komunikasi tim, hingga pelaporan digital dalam satu ekosistem yang dapat diakses melalui komputer maupun perangkat seluler.

Melalui KANNA Project, pengguna dapat mengelola jadwal proyek menggunakan Gantt Chart, mengatur pembagian tugas (Tasks), menyimpan dokumentasi foto dan dokumen (Photos & Docs), serta berkomunikasi secara langsung melalui fitur Chat. Seluruh data proyek tersimpan secara terpusat sehingga memudahkan koordinasi antaranggota tim.

Sementara itu, KANNA Report memungkinkan perusahaan membuat laporan digital secara otomatis hanya dengan memanfaatkan file Microsoft Excel yang sudah dimiliki. Dengan sistem tersebut, proses administrasi proyek menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien tanpa harus melakukan input data berulang.

Leonard mengatakan salah satu keunggulan utama KANNA dibandingkan platform lain adalah fokusnya yang memang dikhususkan bagi industri konstruksi. Berbagai fitur dirancang mengikuti kebutuhan proyek, termasuk kurva-S untuk memantau progres pekerjaan, integrasi data proyek, serta analisis aktivitas secara real time.

“Di luar sana memang banyak aplikasi manajemen proyek, tetapi KANNA merupakan software yang fokus pada industri konstruksi. Kami memiliki fitur-fitur yang memang dibutuhkan kontraktor seperti kurva-S, monitoring aktivitas proyek, dokumentasi pekerjaan, hingga analisis data yang langsung terhubung dari lapangan,” jelasnya.

Selain menghadirkan teknologi, KANNA juga memberikan nilai tambah berupa layanan implementasi tanpa biaya tambahan. Seluruh pelanggan memperoleh pendampingan, pelatihan penggunaan aplikasi, serta customer support lokal tanpa batas waktu.

“Kami tidak hanya menjual software. Kami juga mendampingi implementasi hingga pengguna benar-benar dapat memanfaatkan seluruh fitur yang tersedia. Training kami berikan tanpa biaya tambahan dan tidak dibatasi waktunya,” ujar Leonard.

Selama IndoBuildTech Expo 2026, KANNA juga memberikan promo khusus bagi para pengunjung pameran yang melakukan pembelian paket layanan. Pengunjung berkesempatan memperoleh penggunaan gratis selama satu bulan dengan nilai manfaat sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta.

Program promosi tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi perusahaan konstruksi, kontraktor, konsultan, pengembang, arsitek, maupun desainer interior untuk mencoba langsung manfaat digitalisasi proyek sebelum mengimplementasikannya secara penuh.

Leonard mengungkapkan antusiasme pengunjung terhadap booth KANNA selama pameran sangat positif. Banyak pelaku industri konstruksi yang mulai menyadari pentingnya transformasi digital dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya, dan transparansi pelaksanaan proyek.

“Kami senang melihat antusiasme pengunjung IndoBuildTech Expo 2026. Banyak kontraktor, konsultan, arsitek, hingga desainer interior yang datang dan ingin mengetahui bagaimana digitalisasi dapat membantu pekerjaan mereka sehari-hari,” katanya.

KANNA juga mengklaim sebagai aplikasi manajemen konstruksi dengan rating nomor satu di Jepang berdasarkan riset internal App Store Jepang pada periode 1–5 Juli 2025. Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi digital yang mampu meningkatkan produktivitas, kolaborasi tim, serta transparansi dalam pengelolaan proyek.

Melalui partisipasi perdana di IndoBuildTech Expo 2026, KANNA berharap semakin banyak perusahaan konstruksi di Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing industri nasional. Perusahaan optimistis transformasi digital akan menjadi kebutuhan utama sektor konstruksi seiring meningkatnya kompleksitas proyek dan tuntutan efisiensi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *